Frozen
Makanan Khas Maluku yang Terkenal: Dari Sagu, Rempah, sampai Seafood Segar yang Bikin Nagih

Kalau kamu mencari makanan khas Maluku yang terkenal, kamu akan bertemu dua hal sekaligus: pertama, kekayaan sagu yang unik; kedua, laut yang “tidak pernah pelit” memberi ikan segar. Karena itu, kuliner Maluku selalu terasa hidup—gurih, pedas, asam segar, lalu wangi rempahnya ikut menempel di ingatan. Selain itu, cara orang Maluku meracik bumbu juga terasa berani, jadi setiap suapan seperti punya cerita.
Di sisi lain, banyak orang ingin mencoba masakan Maluku di rumah, namun mereka sering bingung mulai dari mana. Jadi, artikel ini akan membahas daftar makanan Maluku yang terkenal, alasan kenapa rasanya kuat, cara menikmatinya, lalu tips memasak yang praktis. Kemudian, karena banyak menu Maluku bertumpu pada ikan dan seafood, kamu juga akan menemukan cara memilih bahan yang tepat, supaya hasil masakan tetap “naik kelas”.
Dan ya, kalau kamu ingin bahan ikan yang rapi, segar, serta mudah diolah, kamu bisa mengandalkan Meatfish sebagai partner belanja seafood kamu. Bahkan, kalau kamu ingin ikut peluang bisnisnya, kamu bisa lanjut ke program kemitraan Meatfish di akhir artikel.
Kenapa Makanan Maluku Terkenal dan Mudah Bikin Kangen?
Pertama, Maluku dikenal sebagai wilayah rempah sejak lama, jadi wajar kalau bumbunya terasa “nendang”. Lalu, masyarakat setempat memakai bahan segar dari laut dan kebun, sehingga rasa alaminya tetap keluar. Selain itu, banyak masakan Maluku memakai kombinasi asam–pedas–gurih, jadi lidah langsung “bangun”.
Sementara itu, sagu memegang peran penting sebagai sumber karbohidrat. Karena itu, kamu akan sering bertemu papeda, sagu lempeng, bagea, sampai olahan sagu modern. Namun, yang membuatnya makin menarik: sagu jarang berdiri sendiri, sebab orang Maluku memasangkannya dengan ikan kuah kuning, colo-colo, atau ikan bakar.
1) Papeda: Ikon Sagu yang Jadi Kebanggaan Maluku
Kalau orang menyebut makanan khas Maluku yang terkenal, banyak yang langsung teringat papeda. Papeda punya tekstur kenyal-lengket, lalu rasanya cenderung netral. Namun justru karena netral, papeda “mengangkat” lauk pendampingnya.
Cara menikmatinya juga khas: kamu ambil papeda dengan sumpit/garpu, lalu kamu putar sampai membentuk gulungan, kemudian kamu celupkan ke kuah ikan. Karena itu, kamu tidak perlu nasi untuk merasa kenyang.
Pasangan terbaiknya:
-
Ikan kuah kuning (atau kuah pala Banda)
-
Ikan asam pedas
-
Sambal colo-colo
Selain itu, papeda cocok buat kamu yang ingin makanan ringan di perut namun tetap mengenyangkan. Jadi, kalau kamu baru mulai eksplor kuliner Maluku, papeda bisa jadi pintu masuk yang aman.
2) Ikan Kuah Kuning: Segar, Rempahnya Tajam, dan Selalu Cocok untuk Papeda
Berikutnya, kamu wajib kenal ikan kuah kuning, karena menu ini sering menemani papeda. Ikan kuah kuning mengandalkan kunyit, bawang, cabai, serai, daun jeruk, lalu asam yang bikin kuah terasa segar. Kemudian, saat kamu pakai ikan yang tepat, rasa gurihnya langsung “mengikat” bumbu.
Tips memilih ikan untuk kuah kuning:
-
Pilih ikan berdaging padat seperti tenggiri, kakap, kerapu, tongkol, atau tuna.
-
Pastikan aroma ikan segar, lalu dagingnya kenyal, bukan lembek.
-
Kalau kamu ingin praktis, pilih ikan yang sudah bersih atau fillet.
Kalau kamu ingin memahami cara memilih ikan yang benar untuk berbagai masakan (bukan hanya kuah kuning), kamu bisa baca panduan lengkapnya di sini:
https://meatfish.id/jenis-ikan-yang-dijual-di-pasar-dan-cara-memilih-yang-terbaik-bersama-meatfish
Selain itu, kalau kamu ingin masak kuah kuning yang “rapi” untuk keluarga, kamu bisa pakai ikan tenggiri sebagai bintang utama, karena teksturnya kuat, lalu rasanya mudah menyatu dengan rempah. Kamu juga bisa cek referensi produk/insight tenggiri dari Meatfish di sini:
https://meatfish.id/toko-ikan-tenggiri-terbaik-meatfish-solusi-modern-untuk-ikan-segar-dan-berkualitas/
3) Ikan Kuah Pala Banda: Wangi Pala, Rasanya Elegan
Kalau kamu suka rasa rempah yang unik, kamu perlu coba ikan kuah pala Banda. Menu ini berasal dari Kepulauan Banda yang terkenal dengan pala. Karena itu, kuahnya punya wangi hangat yang beda dari kuah kuning biasa. Selain itu, pala memberi kesan “manis-rempah” yang halus, jadi rasanya terasa elegan.
Cocok untuk:
-
Makan siang yang segar
-
Menu tamu keluarga
-
Hidangan pendamping papeda atau nasi hangat
Kemudian, kalau kamu ingin rasa lebih “clean”, kamu bisa pakai ikan kakap/kerapu. Namun, kalau kamu ingin rasa lebih kuat, kamu bisa pilih ikan tenggiri.
4) Gohu Ikan: “Sashimi”-nya Maluku Utara yang Segar dan Berani
Selanjutnya, ada gohu ikan, makanan khas Ternate (Maluku Utara) yang terkenal. Gohu ikan memakai ikan mentah yang sangat segar, lalu kamu campur dengan perasan jeruk, bawang, cabai, dan kadang minyak panas untuk “mengunci” aroma. Hasilnya: segar, pedas, asam, lalu bikin ketagihan.
Namun, kamu wajib fokus pada satu hal: kesegaran dan kebersihan ikan. Karena itu:
-
Kamu pilih ikan yang benar-benar segar (tuna/cakalang sering jadi pilihan).
-
Kamu bersihkan alat potong dengan rapi.
-
Kamu simpan ikan dalam suhu dingin sebelum olah.
Di sisi lain, kalau kamu ragu pakai ikan mentah, kamu bisa buat versi “semi matang” dengan siram minyak panas lebih banyak, sehingga teksturnya tetap lembut namun terasa lebih aman untuk lidah pemula.
5) Kohu-Kohu: Salad Maluku yang Gurih dan Segar
Kalau kamu butuh menu pendamping yang ringan, kamu bisa pilih kohu-kohu. Ini seperti salad, namun orang Maluku meraciknya dengan kelapa parut, sayur segar, daun kemangi, lalu ikan (sering ikan teri atau ikan tongkol). Jadi, kohu-kohu terasa segar, namun tetap gurih.
Kenapa banyak orang suka?
-
Kamu dapat rasa segar dari sayur dan jeruk.
-
Kamu dapat gurih dari kelapa dan ikan.
-
Kamu bisa makan bersama nasi, papeda, atau lauk bakar.
Selain itu, kohu-kohu cocok buat kamu yang sedang ingin makan “lebih ringan” tanpa kehilangan rasa.
6) Sambal Colo-Colo: Sederhana, Namun Nendang
Kalau kamu bicara makanan khas Maluku yang terkenal, kamu tidak bisa melewatkan colo-colo. Ini sambal segar dengan irisan cabai, bawang, tomat, lalu perasan jeruk. Kadang orang menambah kecap, kadang menambah kemangi, jadi rasanya bisa kamu sesuaikan.
Sementara itu, colo-colo cocok untuk:
-
Ikan bakar
-
Ikan goreng
-
Seafood panggang
-
Papeda + ikan kuah
Karena itu, colo-colo seperti “kunci” yang menyatukan banyak menu Maluku.
7) Lalampa: Lemper-nya Maluku Utara yang Isi Ikan
Kalau kamu suka camilan, kamu akan suka lalampa. Bentuknya mirip lemper, namun orang Ternate sering mengisi lalampa dengan ikan tongkol berbumbu. Lalu, mereka bungkus dengan daun pisang, kemudian panggang sampai aromanya keluar.
Kenapa lalampa terasa spesial?
-
Aroma daun pisang membuat rasa makin wangi.
-
Isi ikan memberi rasa gurih yang padat.
-
Kamu bisa makan kapan saja, karena praktis.
Selain itu, lalampa cocok untuk ide jualan camilan, karena bentuknya rapi, lalu rasanya mudah diterima banyak orang.
8) Nasi Lapola: Nasi yang Kaya Tekstur dan Tradisi
Berikutnya, ada nasi lapola, makanan khas Maluku yang terkenal sebagai menu rumahan. Nasi lapola memakai beras, kelapa parut, serta kacang tolo, jadi teksturnya unik. Kemudian, orang sering memakannya dengan ikan, kohu-kohu, atau sambal.
Karena itu, nasi lapola terasa “ramai” tanpa harus banyak lauk. Namun, saat kamu tambah ikan bakar atau ikan kuah, rasanya langsung komplet.
9) Ikan Asar (Ikan Asap): Wangi Asap yang Bikin Lapar
Kalau kamu suka aroma smoky, kamu perlu coba ikan asar. Orang Maluku mengasap ikan, lalu mereka jual dalam kondisi siap santap atau siap olah. Karena itu, ikan asar cocok untuk stok lauk di rumah.
Cara menikmati ikan asar:
-
Kamu makan dengan nasi hangat + colo-colo
-
Kamu suwir, lalu kamu campur ke tumisan
-
Kamu jadikan topping mie atau nasi goreng seafood
Selain itu, ikan asar bisa jadi inspirasi produk frozen yang menarik, karena orang bisa simpan, lalu hangatkan kapan saja.
10) Sagu Lempeng dan Bagea: Camilan Sagu yang Melegenda
Selain makanan berat, Maluku juga terkenal dengan camilan sagu, misalnya:
-
Sagu lempeng: teksturnya padat, lalu cocok untuk teman teh/kopi.
-
Bagea: kue sagu yang sering memakai kacang (kadang kenari), jadi aromanya khas.
Karena itu, kalau kamu berkunjung ke Maluku atau kamu cari oleh-oleh khas timur, kamu akan sering menemukan dua camilan ini.
11) Kasbi Komplet dan Olahan Singkong: Teman Makan yang Mengenyangkan
Di banyak daerah Maluku, orang juga mengolah singkong (kasbi) sebagai makanan penting. Mereka rebus, goreng, lalu mereka makan dengan ikan atau sambal. Jadi, kamu punya pilihan karbohidrat selain sagu dan nasi.
Cara Membuat Pengalaman Kuliner Maluku di Rumah Jadi Lebih Mudah
Sekarang, kamu sudah mengenal daftar makanan khas Maluku yang terkenal. Namun, supaya kamu bisa mempraktikkan di rumah, kamu perlu strategi sederhana.
A) Tentukan “Paket Menu”
Agar praktis, kamu bisa pilih salah satu paket:
-
Papeda + ikan kuah kuning + colo-colo
-
Nasi lapola + ikan bakar + kohu-kohu
-
Lalampa + colo-colo (untuk camilan)
-
Gohu ikan + nasi hangat (untuk pecinta segar-pedas)
Dengan begitu, kamu tidak bingung, lalu belanja bahan juga lebih terarah.
B) Kunci Rasa Maluku: Rempah dan Asam Segar
Banyak masakan Maluku memakai kunyit, serai, daun jeruk, bawang, cabai, lalu jeruk/asam. Jadi, kamu siapkan stok bumbu itu, kemudian kamu tinggal menyesuaikan ikan dan tingkat pedasnya.
C) Pilih Ikan yang Tepat, Karena Ikan Jadi “Panggung Utama”
Karena banyak menu Maluku bertema seafood, kamu perlu ikan yang segar dan sesuai karakter masakan:
-
Tenggiri: cocok untuk kuah kuning, bakar, olahan yang butuh daging kuat.
-
Tuna/Tongkol/Cakalang: cocok untuk gohu ikan, sambal, dan menu berbumbu tajam.
-
Kakap/Kerapu: cocok untuk kuah pala Banda yang ingin rasa elegan.
Kalau kamu ingin panduan lengkap memilih ikan serta memahami jenis ikan di pasar, kamu bisa klik artikel ini:
https://meatfish.id/jenis-ikan-yang-dijual-di-pasar-dan-cara-memilih-yang-terbaik-bersama-meatfish
Lalu, kalau kamu ingin fokus ke tenggiri (karena tenggiri sering jadi favorit keluarga), kamu bisa cek referensi ini:
https://meatfish.id/toko-ikan-tenggiri-terbaik-meatfish-solusi-modern-untuk-ikan-segar-dan-berkualitas/
Hubungkan Kuliner Maluku dengan Meatfish: Masak Jadi Lebih Praktis, Rasa Jadi Lebih Konsisten
Sekarang, banyak orang ingin masak makanan khas Maluku di rumah, namun mereka sering mentok di bahan. Sementara itu, kalau kamu pakai bahan ikan yang tidak segar, kuah jadi amis, lalu bumbu jadi “kalah”. Karena itu, kamu butuh sumber seafood yang rapi, jelas, dan konsisten.
Di sinilah Meatfish bisa membantu: kamu bisa menyiapkan menu kuah kuning, kuah pala Banda, ikan bakar dabu-dabu, sampai kohu-kohu dengan bahan yang lebih siap olah. Selain itu, kamu juga bisa menyusun menu mingguan bertema nusantara, lalu kamu buat konten sosial media yang menarik dari dapur sendiri.
Bonus: Ide Konten dan Ide Jualan dari Makanan Khas Maluku
Kalau kamu pelaku UMKM kuliner, content creator, atau reseller, kamu bisa memakai tema Maluku sebagai diferensiasi. Misalnya:
-
Seri “Papeda Week”: hari 1 kuah kuning, hari 2 kuah pala, hari 3 ikan asar.
-
Paket “Seafood Rempah Timur”: ikan bakar + colo-colo + kohu-kohu.
-
Snack corner: lalampa frozen siap panggang.
Kemudian, kamu bisa kombinasikan dengan edukasi soal ikan, supaya audiens percaya pada kualitas produk kamu. Selain itu, kamu bisa menautkan ide bisnis ke peluang kemitraan yang lebih serius.
Kalau kamu ingin baca referensi peluang franchise/kemitraan yang relevan, kamu bisa cek:
https://meatfish.id/rekomendasi-franchise-terbaik-2026-peluang-emas-bersama-meatfish/
Ajakannya Jelas: Mau Coba Masak, atau Mau Sekalian Dapat Peluang Bisnis?
Kalau kamu hanya ingin menikmati kuliner Maluku, kamu bisa mulai dari menu paling mudah: ikan kuah kuning + colo-colo, lalu kamu tambah papeda saat kamu sudah siap. Namun, kalau kamu ingin melangkah lebih jauh, kamu bisa menjadikan kuliner nusantara sebagai pintu bisnis.
Karena itu, kalau kamu ingin gabung dan membangun usaha bareng brand yang fokus pada bahan protein berkualitas, kamu bisa langsung klik CTA ini:
https://meatfish.id/gabung-kemitraan/
Kesimpulan
Makanan khas Maluku yang terkenal selalu punya ciri kuat: sagu yang unik, rempah yang wangi, lalu seafood yang jadi pemeran utama. Karena itu, papeda, ikan kuah kuning, kuah pala Banda, gohu ikan, kohu-kohu, colo-colo, lalampa, nasi lapola, sampai ikan asar pantas masuk daftar menu yang wajib kamu coba. Selain itu, saat kamu memilih bahan ikan yang tepat, kamu akan mendapat rasa yang lebih konsisten, lalu pengalaman makan di rumah terasa seperti perjalanan ke timur Indonesia.




























